5 Kesalahan-kesalahan Youtuber Pemula yang Sering Dilakukan

  • juragan
  • Okt 19, 2022

Apakah sudah waktunya untuk berhenti jadi youtuber? edit videonya makan waktu, belum lagi kalau harus syuting, pas di upload eh’ videonya sepi, subscribernya juga segitu-gitu saja mana masih harus mikirin konten Selanjutnya lagi, udah rilis lebih dari 50 video tapi masih saja belum bisa gajian sampai bingung mau buat konten apa lagi.

Kalau teman-teman merasa akrab dengan masalah-masalah barusan maka postingan ini bakal jadi postingan terpenting untuk kalian baca.

Akar utama yang sering menjadi penyebab kebuntuan saat buat YouTube adalah kita memfokuskan diri untuk melakukan hal-hal yang salah alias salfok jadinya banyak waktu yang terbuang percuma sedangkan channel kita terus-terusan jalan ditempat, tapi kalau teman-teman bisa menghindari dan menjauh dari kesalahan-kesalahan fatal ini channel teman-teman pasti akan mulai berkembang.

Yang jadi masalah seringkali tujuan kita itu terasa jauh sekali dan sulit untuk digapai, ini karena kita berusaha untuk mencapai tujuan yang jauh dengan sekali Jalan ibaratnya mau pergi ke Amerika tapi dari rumah jalan kaki menuju Amerika, ini sudah pasti tidak akan sampai. Untuk mencapai tujuan kita di YouTube Itu bisa diibaratkan sebagai suatu perjalanan jauh dalam menjalankan suatu Project walaupun hanya sampingan seperti channel YouTube saya selalu membuat Milestone.

Pencapaian Youtuber

Tentukan tujuan-tujuan kecil dulu karena lebih mudah untuk dicapai misalnya tujuan pertama adalah mencapai satu subscriber, kedua bisa 250 subscriber, terus 500 subscriber dan selanjutnya seribu subscriber + 4000 jam tayang semakin ke kanan, kita bisa set tujuan-tujuan yang lebih berat misalnya mendapatkan rata-rata 200.000 view perbulan dan seterusnya.

Tujuan-tujuan di Milestone ini tidak harus sama persis kalian ikutin, tapi disesuaikan saja dengan kemampuan dan kondisi channel teman-teman contohnya kalau masih kesulitan dapat jam tayang coba targetkan untuk bisa dapat 1000 jam tayang perbulan terus meningkat ke 2000 jam tayang dalam sebulan jadi teman-teman bisa lebih punya gambaran.

Apa yang harus dilakukan sehingga bisa lebih mudah membuat rencana, perkirakan juga waktu atau deadline dari masing-masing tujuan yaitu Kapan tujuan-tujuan kecil tersebut harus tercapai tapi Perkiraannya harus masuk akal cuma yang nantinya yang jadi masalah adalah eksekusinya sudah pakai Milestone pun bisa jadi Percuma kalau kita tidak disiplin dan tidak mau memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kita lakukan ini karena dalam hidup itu memang sering banyak godaan Nah apa saja 5 kesalahan fatal yang bisa buat kita tersesat dan salah Jalan.

Buat video yang tidak diperdulikan orang lain

Membuat video yang menurut diri kita sendiri bagus belum tentu bagus di mata orang lain, misalnya kalau kita bikin travel Vlog dengan judul saya liburan ke Italia selama 1 minggu, nah ini adalah jenis video yang egois, kalau belum jadi orang terkenal tidak akan terlalu banyak orang peduli kemungkinan besar video tersebut tidak bakalan dapat view kecuali dalam video tersebut ada sesuatu yang bermanfaat atau sesuatu yang mampu menyentuh emosi audiens.

Coba teman-teman tanyakan dulu kepada diri sendiri apa tujuan teman-teman membuat video dan untuk siapa saja video tersebut bisa berguna apakah untuk anak kuliahan yang ingin merencanakan masa depan finansialnya atau wanita muda yang baru saja berumah tangga mungkin mereka ingin belajar memasak atau butuh tips hemat dalam berbelanja atau untuk penggemar games yang ingin terhibur karena kepribadian kita yang seru dan lucu saat bermain games, Kalau masih tidak tahu jawabannya kemungkinan besar video yang akan dibuat adalah video yang tidak jelas

Tertawa terbahak-bahak

Saya sangat menyarankan untuk mulai dengan topik spesifik dulu dimana persaingannya tidak terlalu ketat audiensinya mungkin tidak terlalu besar tapi teman-teman bisa lebih punya kesempatan untuk dapat view, kalau langsung masuk ke topik dengan audio yang berat tapi tidak memiliki keunikan yang bisa ditonjolkan apalagi subscriber masih sedikit dan Citra kalian sebagai youtuber belum terbentuk maka akan sulit untuk bernafas karena terus-terusan di tonjok sama channel-channel besar belum lagi persaingan dari channel-channel ukuran sedang dan kecil pun Biasanya kalau di topik yang ramai itu sangat tinggi, namun terlepas dari ukuran audiens yang kita target ada satu hal lagi yang penting untuk kita tanyakan setiap buat konten yaitu apa yang harus dirasakan oleh audience setelah nonton video yang kita buat, apakah terinspirasi, terhibur,pikiran tercerahkan, tercengang, tertawa terbahak-bahak atau jenis-jenis emosi lainnya konten yang mampu menyampaikan emosi kepada penonton kemungkinan besar akan bisa mendapatkan view, jadi pelajari dan kuasai Bagaimana kita bisa menyampaikan emosi melalui video. Kesalahan pertama ini kalau masih saja tidak disadari maka channel kita terus-terusan sulit untuk berkembang dan biasanya memang menjadi pemicu Kenapa banyak youtuber pemula yang menyerah apalagi kalau dikomodasikan dengan kesalahan berikutnya Maka sebagai youtuber teman-teman akan cepat tumbang Kesalahan pertama ini kalau masih saja tidak disadari maka channel kita terus-terusan sulit untuk berkembang dan biasanya memang menjadi pemicu Kenapa banyak youtuber pemula yang menyerah apalagi kalau dikomodasikan dengan kesalahan berikutnya Maka sebagai youtuber teman-teman akan cepat tumbang Kesalahan pertama ini kalau masih saja tidak disadari maka channel kita terus-terusan sulit untuk berkembang dan biasanya memang menjadi pemicu Kenapa banyak youtuber pemula yang menyerah apalagi kalau dikomodasikan dengan kesalahan berikutnya Maka sebagai youtuber teman-teman akan cepat tumbang

Fokus Mendapatkan Adsense dengan cepat

Semua youtuber pasti ingin Adsense saya juga sama tapi jangan sampai buta sama Adsense. YouTube Itu tidak sama dengan kerja di perusahaan di mana Kita harus mengikuti semua instruksi atasan dan di akhir bulan kita bisa terima gaji, kalau di YouTube kita yang Jadi Bosnya jadi orang yang paling bertanggung jawab agar disana kita bisa maju, mundur atau jualan tempat itu adalah diri kita sendiri. Kalau kita belum punya tim berarti kita jadi bos dan karyawan sekaligus sebagai bos kita harus punya rencana dan strategi supaya channel yang kita miliki bisa berkembang dan ukuran audience-nya Bisa bertambah besar, sebagai karyawan kita harus menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan seperti riset audiens, ide konten, script, development, shooting, edit video, copywriting untuk judul dan lain-lain. Semuanya harus kita lakukan sendirian dan tentu saja semua itu berat jadi teman-teman harus kasih waktu juga untuk diri sendiri supaya bisa beradaptasi dan menguasai ilmu-ilmunya dulu, penting untuk diketahui kalau diterima di AdSense itu kita mulai dari nol rupiah Artinya kita harus rajin bikin konten yang mampu mendapatkan view karena besar kecilnya Adsense itu ditentukan oleh RPM dan jumlah view jadi kalau mau rutin gajian Fokus kenali dulu audiens dan terus asah skil dalam bikin konten yang menarik untuk audience. Jadi yang namanya perencanaan konten, story telling, syuting dan video editing adalah ilmu-ilmu yang harus terus diperdalam kalau memang mau jadi konten kreator yang sukses kalau sudah bisa bikin konten yang menarik, jam tayang pun bakal mulai berkembang, skill pun akan terus meningkat dan yang namanya Adsense bakal ngikutin.

Fokus Mencari Cara Mengakali Algoritma YouTube

Padahal algoritma YouTube itu mengikuti keinginan audience walaupun tidak 100% akurat jadi dengan fokus bikin konten menarik bagi target audience, respon dan interaksi yang saya dapatkan bisa cenderung positif Nah kalau begini algoritma pun akan merekomendasikan dengan sendirinya jadi tidak perlu di akal-akalin dan tidak perlu juga buang waktu untuk cari trik-trik jalan pintas terbaru, lebih baik gunakan waktu untuk mempelajari melakukan riset audience dan topik menarik serta dasar dari copywriting. Copywriting adalah teknik penulisan dalam periklanan supaya konsumen lebih tertarik untuk membeli produk yang diiklankan, nah skill copywriting ini sangat membantu saya dan mendapatkan rasio klik tayang yang lumayan tinggi sebelumnya.

Tidak Memiliki Strategi Youtuber

Sebetulnya wajar kalau banyak youtuber pemula yang tidak punya strategi karena rata-rata orang sewaktu awal YouTube itu memang tidak tahu apa-apa strategi ini meliputi banyak area dan harus dikembangkan secara continue beberapa strategi yang penting untuk diketahui itu meliputi konten, marketing dan pemasukan. Untuk YouTuber pemula awalnya fokus ke strategi konten dulu saja sambil sedikit-sedikit diikuti dengan strategi Marketing nanti strategi pemasukannya bisa nyusul.

Strategi konten harus kita awali dulu dengan mengetahui siapa target audience seperti yang sebelumnya saya sudah jelaskan, selanjutnya kita tentukan beberapa sub topik atau kategori konten kalau misalkan topik utama kita adalah berkebun, contoh sub topiknya adalah :

  • berkebun di halaman rumah
  • Menanam buah di rumah
  • Menanam sayur di rumah
  • Peralatan berkebun

Dari setiap sub topik kembangkan lagi menjadi banyak konten dari sub topik penanam buah di rumah saja sudah banyak konten yang bisa dibuat karena ada banyak jenis buah yang bisa ditanam di rumah.

Untuk strategi marketing intinya adalah strategi untuk memaksimalkan pertumbuhan review, subscriber dan juga channel.

Tidak Belajar Membaca Analitik

Dari pengamatan saya banyak youtuber pemula yang anti terhadap analitik itupun kalau sudah tahu cara membaca Analitik cuma dibaca doang terus dicuekin, YouTube memberikan kita Analitik yang cukup detail bukan untuk dibiarkan begitu saja tapi untuk dimanfaatkan sebaik mungkin karena memberitahu kita apa saja yang harus diperbaiki kalau tidak pakai analitik jadinya kayak main tebak-tebakan kadang benar tapi seringnya salah di bagian jangkauan kita bisa tahu dari mana saja viewer datang untuk nonton video kita dan seberapa besar ketertarikan vieweru ntuk ngeklik dan nonton video kita

Youtube analitik

Kalau misalkan viewer memang tidak terlalu tertarik ya berarti topik videonya judul atau thumbnailnya tidak membuat banyak orang tertarik.

Langkah selanjutnya tinggal perbaiki cara kita mencari topik video serta cara bikin judul dan thumbnail supaya bisa benar-benar menarik perhatian audience di bagian interaksi kita bisa melihat apakah viewer dengan klik itu benar-benar nonton atau tidak kalau rata-rata viewer hanya ngeklik doang tapi nontonnya cuma sebentar berarti memang videonya enggak rame Nah kalau kayak gitu jangan sakit hati tapi jadikan pecut supaya video selanjutnya bisa lebih bagus dan lebih ramai kalau ada yang lain atau ngeshare walaupun cuma 3% dari total viewer yang nonton berarti ada indikasi kalau video kita itu ada yang menyukai kalau sama sekali tidak ada berarti masih banyak yang harus diperbaiki.

Sebagai youtuber jangan hanya terpaku dengan jumlah viewer saja tapi lihat juga data-data lainnya di analitik lalu evaluasi karena kalau kita melakukan hal yang sama terus-terusan ya hasilnya juga gitu-gitu saja.

Nah itu dia 5 Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan Youtuber pemula. Jika postingan ini bermanfaat jangan lupa share ke teman-teman kamu ya, terimakasih.

One thought on “5 Kesalahan-kesalahan Youtuber Pemula yang Sering Dilakukan

  1. It’s so wonderful to find someone who is willing to share their story. I’m very inspired by your blog post on how to avoid the mistakes other new youtube bloggers make. I’ve never seen this perspective before and it’s helped me realize that I don’t need to follow these rules to succeed. I can come up with my own personal milestones and do what I need to do in order to make my own youtube channel a success.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *